a day to walk

a day to walk

https://jmr.combine.or.id/uploads/jmrduaribudelapanbelas/1518603078-2018-02-14-a-day-to-walk.jpg

Sejak awal berdiri, A Day to Walk memfokuskan kegiatan untuk berjalan kaki menyusuri obyek-obyek sejarah Kota Malang. Wilayah yang menjadi fokus komunitas ini adalah daerah-daerah dengan peninggalan kolonial baik bangunan, ruas jalan, fasilitas umum, dan lain-lain. Komunitas ini mengajak orang-orang asli Kota Malang maupun mahasiswa dari luar daerah yang ingin mengetahui kota Malang lebih jauh. Dengan berjalan kaki, A Day to Walk mencoba untuk lebih dekat dengan obyek kota, permasalahan urban, hingga berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Pada tahun 2017 lalu komunitas ini menginisiasi kegiatan di Kampung Kayutangan, salah satu kampung tertua dan bersejarah di Kota Malang. Kegiatan tersebut merespon ruang-ruang yang ada di dalam kampung seperti pasar, selasar kampung, balai RW hingga kanal sungai. Komunitas ini pun menggali potensi warga dengan mengajak mereka berkolaborasi di setiap kegiatan “Wakturuang: Kayutangan”. Hingga awal 2018 ini, A Day to Walk telah mengadakan dua kali kegiatan di dalam kampung dan masih akan berlanjut.

Dampak dari segala yang dilakukan komunitas ini adalah tumbuhnya kesadaran sejarah bagi sesiapa yang ikut dalam tour jalan kaki mereka, terlebih warga Kota Malang sendiri. Demikian halnya dengan warga kampung yang selalu bersemangat untuk berkegiatan bersama lagi.

Menghadirkan Sindy Asta dari A Day to Walk sebagai narasumber, komunitas ini akan berbagi dalam diskusi di JMR 2018. Ada tiga poin yang nanti akan memantik diskusi, yakni apa saja upaya untuk menumbuhkan kesadaran diri sebagai subyek kota, bagaimana memulai sesuatu untuk kotamu?; menggali potensi-potensi kota, kota sebagai destinasi wisata, kota sebagai tempat berkesenian; dan berkegiatan bersama warga, warga sebagai obyek atau subyek.

Instagram: @adaytowalk

Twitter: @adaytowalk

 

Komentar pada halaman ini:

ARTIKEL TERKAIT


Kenali Daerah Sendiri dengan Berjalan Kaki

Kenali Daerah Sendiri dengan Berjalan Kaki

Kini banyak masyarakat yang kurang memahami keadaan daerahnya sendiri. Sebabnya, masyarakat kurang jeli melihat kondisi daerahnya. Mereka beraktivitas tiap hari, juga berlibur di daerah-daerah wisata, namun tak sedikit warga yang kurang memahami keadaan lingkungan daerahnya.